Menghargai Budaya Nusantara

Keaneka ragaman budaya maupun makanan khas Nusantara sudah tidak terbantahkan lagi. Nilai-nilai yang kental dan membedakan dengan daerah lain merupakan suatu kekayaan yang tak terhingga nilainya. Kenyataan ini sudah dikenal di seluruh dunia dan sangat dihargai oleh pihak-pihak luar. Bahkan beberapa warisan budaya asli Nusantara sempat di klaim sebagai budaya bangsa lain.

Hal ini menunjukkan bahwa bangsa lain lebih menghargai budaya kita dari diri kita sendiri. Terkadang kita lupa untuk bersyukur dengan menjadi bangsa yang kaya akan warisan budaya tinggi nan luhur.

Setelah kejadian peng-klaim-an budaya kita oleh bangsa lain, bangsa kita mulai sadar untuk “kembali” mencintai budaya kita sendiri. Berbagai cara mulai dilakukan untuk sekedar “menunjukkan” bahwa “…inilah budayaku, asli milik Bangsa Indonesia..”.

Berdasar dari pemikiran akan hasrat Taman Indie dalam melestarikan nilai-nilai budaya nusantara yang kaya, adalah “Zamrud Khatulistiwa”, sebuah tema yang diangkat oleh Taman Indie resto sebagai suatu even untuk memeriahkan momen penghujung tahun di 26-31 desember 2008 ini. Sebuah tema sederhana tapi kaya makna.

Mulai tanggal 26 Desember nanti, pengunjung akan disuguhi suasana “Nusantara” di Taman Indie Resto. Desain kawasan restoran yang terkenal unik dan tradisional ini akan dibuat semakin meriah dengan penambahan elemen-elemen khas Nusantara yang lebih kaya seperti : Bali, Kalimantan, Sulawesi, Madura, Irian, Sumatera, dan Maluku disamping Jawa. Pengunjung diajak untuk melihat “Indonesia” lebih jelas dan ikut bersama kami untuk merasakan aroma kebanggaan sebagai warga Indonesia.

Tidak hanya itu, Taman Indie juga menyediakan berbagai makanan khas nusantara seperti : Tauge goreng Bogor, Sate odheng Madura, sate lilit dari Bali, dari ranah Sumatera ada ayam tim bunga pekak (aceh), Lempah kuning masak setu ikan (Bangka), daun ubi tumbuk, dan empek-empek Palembang.
Dari Sulawesi bisa ditemui Oeloni, Binde Biluhuta ( Gorontalo ), ayam budu-budu ( Makassar ), serta Coto / sop konro. Ayam Cincane dari Kalimantan, Ikan baker Colo Dabu-dabu dari Maluku, tak ketinggalan pula Taliwang dan plecing ayam dari Nusa Tenggara.

Semua masakan tersebut akan memanjakan lidah pengunjung dan mengajak untuk merasakan sesnsasi Nusantara dalam satu restoran.

Di penghujung tahun di malam pergantian tahun tanggal 31 Desember nanti, sebagai puncak acara Zamrud Khatulistiwa, Taman Indie akan secara total memberikan suasana Nusantara ini. Berbagai acara dikemas sedemikian rupa sehingga pengunjung akan merasakan atmosfir Nusantara disana. Pada malam pergantian tahun ini, semua elemen di Taman Indie Resto akan begitu meriah dengan warna-warni budaya Nusantara. Mulai dekorasi area, kostum semua awak Taman Indie bernuansa tradisional, Masakan khas dari berbagai daerah di Nusantara sampai pada hiburan khas Nusantara akan ditampilkan.

Untuk bergabung dalam acara ini cukup sediakan minimal 25 ribu rupiah sebagai entrance fee, yang nantinya akan mendapatkan voucher belanja senilai 25 ribu rupiah untuk dibelanjakan aneka makanan di area Zamrud Khatulistiwa.

Jadi…silahkan bergabung dan ikut bersama kami menikmati atmosfir Nusantara di acara Zamrud Khatulistiwa di Taman Indie Resto. Dan jangan lupa pakailah busana Nusantara, biar lebih meriah.